Frustasi menghadapi:
- Harga yang banting-bantingan? Sehingga Anda takut untuk menaikkan harga, padahal profit Anda sangat minim.
- Banyak yang "datang", tapi cuma tanya-tanya harga, tapi "gak pernah" beli/closing?
- Setiap hari kompetitor baru muncul? Padahal saat ini sudah "banyak pemain".
- Setiap hari muncul produk-produk baru membanjiri pasar?
Mungkin bisnis Anda menghadapi pertanyaan-pertanyaan di atas. Lalu bagaimana cara mengatasinya?
Mari kita lihat sedikit kondisi apa sebenarnya yang sedang terjadi?
Sedikit review tentang jenis market yang ada:
- BLEEDING Market atau sering disebut juga red ocean. Yaitu market berdarah-darah, di mana supply melimpah, sedangkan market/permintaan (demand) tidak cenderung tumbuh, bahkan bisa jadi menurun.
- POTENTIAL Market atau blue ocean. Di mana pertumbuhan market/permintaan masih lebih besar dari supply.
- SLEEPING Market atau pasar yang sedang tidur. Yaitu pasar yang belum ter-EDUKASI terhadap suatu produk/brand tertentu. Bisa jadi suatu produk tertentu laris, bahkanBOOMING di daerah atau kota tertentu, tapi tidak di daerah yang lain, dan butuh edukasi terhadap market yang ada.
Kembali
ke beberapa pertanyaan di awal, kemungkinan besar kondisi tersebut
adalah kondisi bisnis yang sedang TERJEBAK di BLEEDING MARKET. Lalu
bagaimana
jika Anda sedang dalam kondisi ini? Bagaimana cara Anda keluar dari
kondisi ini?
1.
Buatlah PETA MARKET/customer potensial dari bisnis Anda. Di mana posisi
Anda sekarang, ke mana tujuan Anda. Market mana yang akan Anda bidik.
Carilah celah, di mana saja customer2 ideal tersebut "ngumpul". Berapa
potensi volume penjualannya? DEFINISIKAN kembali CUSTOMER IDEAL Anda dan
cari tahu siapa kompetitor yang akan/sedang Anda hadapi.
2. Buatlah POSITIONING baru, sehingga sesuai dengan target market yang baru. Bertanyalah kepada diri Anda:
- Apa alasan mereka membeli produk?
- Produk apa saja yang mereka beli?
- Seberapa sering mereka repeat order?
- Perilaku apa lagi dari customer ideal Anda?
Jika pertanyaan2 tsb sudah terjawab, maka buatlah action plan untuk MENARIK PERHATIAN mereka. Nilai lebih (Value Added)
apa saja yang mereka dapatkan jika membeli dari Anda di banding
kompetitor. Bangun kembali CITRA tentang bisnis Anda secara keseluruhan,
bukan hanya produk Anda.
3.
Perkuat BRANDING Anda, sesuai dengan positioning yang baru. Bukan
berarti Anda harus membuat/mengganti brand/merk yang baru. Tapi
tingkatkan dan buatlah ikatan2 emosional dengan customer Anda, sehingga
jika seseorang menyebut nama merk, brand, atau toko Anda, Customer Anda
akan ingat tentang PENGALAMAN SAAT BERBELANJA di tempat Anda. INGAATT...
"Setiap orang, benda, atau hal (komponen) apa pun dalam bisnis Anda
adalah MARKETING TOOLS". Karena semuanya mencerminkan bisnis Anda.
Karyawan yang baik, ramah, melayani, suasana, musik, lampu/penerangan,
website, dll
4.
Buat Event2 Promo untuk mendukung perkuatan branding Anda. Sehingga
customer lama kembali lagi membeli, juga menarik customer2 yang baru.
Event-event promo tersebut harus memuat IMAGE BARU dari bisnis Anda.
Jika perlu, kombinasikan beberapa produk Anda dalam promo Anda, sehingga
produk2 lama Anda akan berubah IMAGE-nya sesuai dengan produk2 yang
baru.
5.
Gantikan PRODUK lama dengan yang “BARU” secara BERTAHAP. Jangan
terburu2 untuk "menghabiskan" stock produk lama Anda. Ingat.. Resiko
jika Anda terburu2, maka IMAGE BARU bisnis Anda akan susah terbangun.
Dan jangan Anda gratiskan produk2 lama, cukup beri diskon atau paket
bundling saja. Bisa juga, Anda habiskan produk lama ke “reseller” dengan
harga “miring” atau harga grosir.
6.
Buatlah kejutan2 kecil untuk membangun "ikatan emosional" dengan para
pelanggan Anda. Contohnya: delivery gratis (sesekali), atau "diskon
dadakan", atau "event promo dadakan". Bukan untuk menaikkan jumlah
pembelian mereka SAAT INI, tapi meningkatkan LOYALITAS dan REPEAT ORDER
di kesempatan yang akan datang.
TIPS tambahan:
Mulailah
membuat DATABASE customer. Sehingga Anda bisa membuat daftar "nasabah
prioritas/potensial" dan lebih mengikat emosional pelanggan-pelanggan
Anda secara keseluruhan. "Follow up" secara rutin, bukan untuk HARD
SELLING, tapi hanya sekedar menanyakan kabar mereka, berbagi info (bkn
yg berhubungan dengan produk Anda), atau bagian dari aftersales service
produk Anda yang merupakan "hak" dari customer2 Anda.
Inti
dari langkah-langkah di atas adalah, Anda mencari dan bahkan membuat
CERUK PASAR tersendiri di dalam pasar yang sudah berdarah-darah dengan
cara membuat CITRA yang BARU. Sehingga Anda bisa menjadi Trend setter
dan market leader di dalam segmen market tersebut, atau setidaknya
OMSET Anda kembali TUMBUH.
Semoga
artikel singkat di atas bisa memberikan sedikit gambaran strategi dan
langkah-langkah teknis untuk KELUAR dari JEBAKAN BLEEDING MARKET. Anda
masih bisa berKREASI bahkan harus mengembangkan ide-ide di atas,
sesuaikan dengan bisnis Anda. Tetap berINOVASI, FOKUS, dan KOMITMEN
dalam bisnis Anda.
Semoga bermanfaat..
Salam,
Dania Setiabudi
Certified Business Coach
Twitter: D_Setiabudi








mantab sharenya.........salam kenal mas...
BalasHapusAlhamdulillah, mudah2an bermanfaat... salam kenal kembalii.. :D
Hapus