Senin, 19 Mei 2014

KELUAR DARI JEBAKAN BLEEDING MARKET


Frustasi menghadapi:
      -  Harga yang banting-bantingan? Sehingga Anda takut untuk menaikkan harga, padahal profit Anda sangat minim.
      -  Banyak yang "datang", tapi cuma tanya-tanya harga, tapi "gak pernah" beli/closing?
      -  Setiap hari kompetitor baru muncul? Padahal saat ini sudah "banyak pemain".
      -  Setiap hari muncul produk-produk baru membanjiri pasar?
Mungkin bisnis Anda menghadapi pertanyaan-pertanyaan di atas. Lalu bagaimana cara mengatasinya?
Mari kita lihat sedikit kondisi apa sebenarnya yang sedang terjadi?
 
Sedikit review tentang jenis market yang ada:
  1. BLEEDING Market atau sering disebut juga red ocean. Yaitu market berdarah-darah, di mana supply melimpah, sedangkan market/permintaan (demand) tidak cenderung tumbuh, bahkan bisa jadi menurun.
  2. POTENTIAL Market atau blue ocean. Di mana pertumbuhan market/permintaan masih lebih besar dari supply.
  3. SLEEPING Market atau pasar yang sedang tidur. Yaitu pasar yang belum ter-EDUKASI terhadap suatu produk/brand tertentu. Bisa jadi suatu produk tertentu laris, bahkanBOOMING di daerah atau kota tertentu, tapi tidak di daerah yang lain, dan butuh edukasi terhadap market yang ada.
 
Kembali ke beberapa pertanyaan di awal, kemungkinan besar kondisi tersebut adalah kondisi bisnis yang sedang TERJEBAK di BLEEDING MARKET. Lalu bagaimana jika Anda sedang dalam kondisi ini? Bagaimana cara Anda keluar dari kondisi ini?
 
1. Buatlah PETA MARKET/customer potensial dari bisnis Anda. Di mana posisi Anda sekarang, ke mana tujuan Anda. Market mana yang akan Anda bidik. Carilah celah, di mana saja customer2 ideal tersebut "ngumpul". Berapa potensi volume penjualannya? DEFINISIKAN kembali CUSTOMER IDEAL Anda dan cari tahu siapa kompetitor yang akan/sedang Anda hadapi.
 
2. Buatlah POSITIONING baru, sehingga sesuai dengan target market yang baru. Bertanyalah kepada diri Anda:
     -  Apa alasan mereka membeli produk?
     -  Produk apa saja yang mereka beli?
     -  Seberapa sering mereka repeat order?
     -  Perilaku apa lagi dari customer ideal Anda?
Jika pertanyaan2 tsb sudah terjawab, maka buatlah action plan untuk MENARIK PERHATIAN mereka. Nilai lebih (Value Added) apa saja yang mereka dapatkan jika membeli dari Anda di banding kompetitor. Bangun kembali CITRA tentang bisnis Anda secara keseluruhan, bukan hanya produk Anda.
 
3. Perkuat BRANDING Anda, sesuai dengan positioning yang baru. Bukan berarti Anda harus membuat/mengganti brand/merk yang baru. Tapi tingkatkan dan buatlah ikatan2 emosional dengan customer Anda, sehingga jika seseorang menyebut nama merk, brand, atau toko Anda, Customer Anda akan ingat tentang PENGALAMAN SAAT BERBELANJA di tempat Anda. INGAATT... "Setiap orang, benda, atau hal (komponen) apa pun dalam bisnis Anda adalah MARKETING TOOLS". Karena semuanya mencerminkan bisnis Anda. Karyawan yang baik, ramah, melayani, suasana, musik, lampu/penerangan, website, dll
 
4. Buat Event2 Promo untuk mendukung perkuatan branding Anda. Sehingga customer lama kembali lagi membeli, juga menarik customer2 yang baru. Event-event promo tersebut harus memuat IMAGE BARU dari bisnis Anda. Jika perlu, kombinasikan beberapa produk Anda dalam promo Anda, sehingga produk2 lama Anda akan berubah IMAGE-nya sesuai dengan produk2 yang baru.
 
5. Gantikan PRODUK lama dengan yang “BARU” secara BERTAHAP. Jangan terburu2 untuk "menghabiskan" stock produk lama Anda. Ingat.. Resiko jika Anda terburu2, maka IMAGE BARU bisnis Anda akan susah terbangun. Dan jangan Anda gratiskan produk2 lama, cukup beri diskon atau paket bundling saja. Bisa juga, Anda habiskan produk lama ke “reseller” dengan harga “miring” atau harga grosir.
 
6. Buatlah kejutan2 kecil untuk membangun "ikatan emosional" dengan para pelanggan Anda. Contohnya: delivery gratis (sesekali), atau "diskon dadakan", atau "event promo dadakan". Bukan untuk menaikkan jumlah pembelian mereka SAAT INI, tapi meningkatkan LOYALITAS dan REPEAT ORDER di kesempatan yang akan datang.
 
TIPS tambahan:
Mulailah membuat DATABASE customer. Sehingga Anda bisa membuat daftar "nasabah prioritas/potensial" dan lebih mengikat emosional pelanggan-pelanggan Anda secara keseluruhan. "Follow up" secara rutin, bukan untuk HARD SELLING, tapi hanya sekedar menanyakan kabar mereka, berbagi info (bkn yg berhubungan dengan produk Anda), atau bagian dari aftersales service produk Anda yang merupakan "hak" dari customer2 Anda.
 
Inti dari langkah-langkah di atas adalah, Anda mencari dan bahkan membuat CERUK PASAR tersendiri di dalam pasar yang sudah berdarah-darah dengan cara membuat CITRA yang BARU. Sehingga Anda bisa menjadi Trend setter dan market leader  di dalam segmen market tersebut, atau setidaknya OMSET Anda kembali TUMBUH.
 
Semoga artikel singkat di atas bisa memberikan sedikit gambaran strategi dan langkah-langkah teknis untuk KELUAR dari JEBAKAN BLEEDING MARKET. Anda masih bisa berKREASI bahkan harus mengembangkan ide-ide di atas, sesuaikan dengan bisnis Anda. Tetap berINOVASI, FOKUS, dan KOMITMEN dalam bisnis Anda.
 
Semoga bermanfaat..
 
 
Salam,
 
Dania Setiabudi
Certified Business Coach
 
Twitter: D_Setiabudi

2 komentar: